Webcam Nggak Lagi Biasa, Insta360 Link 2 Series Bawa AI ke Meja Kerja

Webcam Insta360 Link 2C Pro dengan desain ringkas dan sensor besar 1/1.3 inci, ditujukan untuk kerja dan meeting harian tanpa gimbal. Foto: Dok. Insta360.

Mulamula.idWebcam kini bukan sekadar alat rapat online. Tapi, berubah jadi perangkat kerja utama. Dipakai kreator. Dipakai dosen. Dipakai profesional yang hidup di layar. Di titik ini, Insta360 masuk dengan dua produk baru, Link 2 Pro dan Link 2C Pro.

Keduanya sama-sama webcam 4K. Sama-sama dibekali kecerdasan buatan. Tapi punya pendekatan berbeda.

Link 2 Series jelas ingin naik kelas. Bukan webcam standar. Tapi “kamera kerja” untuk era hybrid.

Visual Lebih Serius, Bukan Sekadar Tajam

Insta360 membekali Link 2 Pro dan Link 2C Pro dengan sensor besar 1/1.3 inci. Ukuran ini jarang ada di webcam. Hasilnya terasa. Gambar lebih terang. Detail wajah lebih hidup. Noise berkurang saat cahaya minim.

Baca juga: Huawei MatePad 12 X 2026, Tablet Rasa Laptop untuk Kerja dan Kreatif

Resolusi maksimalnya 4K di 30 fps. Cukup untuk streaming, presentasi, sampai produksi konten ringan. Ada HDR dan ISO dual-native. Artinya, kontras tetap aman meski pencahayaan tidak ideal.

Fitur True Focus juga jadi nilai tambah. Fokus otomatis mengunci subjek. Bergerak sedikit? Tetap tajam.

Audio Jernih, AI yang Bekerja Diam-diam

Soal suara, Insta360 tidak main aman. Teknologi beamforming dan peredam bising berbasis AI membuat suara lebih bersih. Cocok untuk kamar kos. Atau kafe yang ramai.

Ada empat mode audio. Mode Fokus untuk satu suara utama. Mode Wide untuk diskusi ramai. Tinggal pilih sesuai kebutuhan.

Dua Karakter, Dua Kebutuhan

Perbedaan utama ada di stabilisasi.

Link 2 Pro dibekali gimbal 2-axis. Kamera bisa mengikuti pergerakan pengguna secara otomatis. Cocok untuk kreator yang aktif bergerak, mengajar, atau presentasi dinamis.

Baca juga: Xiaomi 17 Ultra, Saat Smartphone Mulai Serius Jadi Kamera

Link 2C Pro lebih sederhana. Kamera statis tanpa gimbal. Tapi tetap membawa kualitas visual dan AI yang sama. Lebih ringkas. Lebih praktis.

Keduanya mendukung kontrol gestur. Angkat tangan untuk zoom. Gerakan sederhana, fungsi jalan. Tanpa klik.

Insta360 Link 2 Pro dibekali gimbal 2-axis dan pelacakan subjek berbasis AI, memungkinkan kamera mengikuti pergerakan pengguna secara otomatis. Foto: Dok. Insta360.
Bukan Cuma Meeting

Link 2 Series juga menyasar dunia edukasi dan presentasi. Ada mode Smart Whiteboard yang otomatis mengenali papan tulis. Ada DeskView untuk tampilan meja dari atas. Ada Green Screen tanpa ribet.

Baca juga: Mesin Cuci Rasa Smartphone ala Xiaomi Mijia Pro

Bahkan tersedia asisten rapat berbasis AI bernama InSight. Bisa merekam rapat, membuat transkrip, hingga merangkum poin penting. Fitur yang relevan di era kerja cepat.

Begini cara Insta360 Link 2 Series membawa AI ke webcam 4K untuk meeting, ngajar, dan bikin konten.
Sumber: Insta360.
Harga dan Posisi

Di pasar Amerika Serikat, Link 2 Pro dibanderol sekitar 250 dolar AS. Link 2C Pro di kisaran 200 dolar AS. Tidak murah. Tapi juga bukan tanpa alasan.

Insta360 jelas menargetkan pengguna yang ingin kualitas serius. Webcam ini bukan pelengkap. Tapi perangkat utama.

Link 2 Series menunjukkan satu hal, webcam sudah berevolusi. Dari alat pasif menjadi perangkat pintar. Untuk Gen Z yang hidup di dunia hybrid, ini bukan soal gaya. Tapi soal kebutuhan. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *