Prabowo Sandingkan Makan Bergizi Gratis dengan McDonald’s di WEF 2026

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato pada sidang pleno World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung skala program Makan Bergizi Gratis yang disandingkan dengan capaian operasional McDonald’s untuk menggambarkan besarnya kapasitas program negara. Foto: presidenrepublikindonesia.

Mulamula.idPresiden Prabowo Subianto membawa cerita Indonesia ke panggung dunia. Berpidato di World Economic Forum (WEF) 2026, Prabowo mengungkap skala ambisi program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah.

Di hadapan para pemimpin dunia di Davos, Swiss, Prabowo menyebut MBG ditargetkan mampu menyajikan 68 juta porsi makanan per hari. Untuk memberi gambaran kepada audiens global, ia membandingkan angka tersebut dengan capaian harian McDonald’s, yang diraih lewat perjalanan puluhan tahun.

“Sebagai perbandingan, McDonald’s membutuhkan sekitar lima dekade untuk mencapai angka itu,” ujar Prabowo dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal resmi Sekretariat Presiden.

Ilustrasi Skala, Bukan Adu Dominasi

Perbandingan tersebut tidak dimaksudkan sebagai klaim persaingan bisnis. Prabowo menggunakan analogi McDonald’s untuk memvisualisasikan skala dan kompleksitas operasional MBG, sebuah program negara yang menjangkau puluhan juta penerima manfaat setiap hari.

Dengan cara itu, pemerintah ingin menunjukkan kapasitas Indonesia dalam mengelola program sosial berskala sangat besar, sekaligus menjelaskan tantangan logistik yang menyertainya.

Menyasar Puluhan Juta Penerima

Program Makan Bergizi Gratis dirancang untuk menjangkau pelajar, ibu hamil, dan lansia. Pemerintah menargetkan jumlah penerima MBG mencapai 82,9 juta orang pada akhir 2026.

Menurut Prabowo, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan masyarakat, tetapi juga memperkuat fondasi ekonomi nasional dari bawah.

Mesin Ekonomi Rakyat

Di balik distribusi makanan gratis, terdapat ekosistem ekonomi yang ikut bergerak. Pemerintah mencatat lebih dari 61 ribu UMKM dan koperasi terlibat dalam penyediaan bahan pangan dan pengolahan makanan untuk MBG.

Program ini juga menciptakan dampak ketenagakerjaan. Lewat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), MBG disebut telah membuka sekitar 600 ribu lapangan kerja, dengan potensi meningkat hingga 1,5 juta tenaga kerja saat program berjalan penuh.

Paket Pesan Indonesia ke Dunia

Pidato Prabowo di WEF 2026 tak hanya menyinggung MBG. Ia juga memaparkan kebijakan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai langkah pencegahan jangka panjang yang dinilai lebih efisien secara fiskal.

Baca juga: Konservasi Gajah Jadi Pintu Masuk Kerja Sama Prabowo dan Raja Charles

Dalam rangkaian kunjungannya ke Eropa, Prabowo sebelumnya bertemu Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. Indonesia juga menggelar Indonesia Pavilion dan Indonesia Night di Davos untuk memperluas jejaring dan menarik investasi, terutama di sektor energi hijau dan rantai pasok global.

Lewat forum ini, Indonesia ingin mengirim pesan jelas bahwa negara berkembang pun mampu menjalankan kebijakan sosial berskala raksasa, asal ditopang tata kelola dan kapasitas yang memadai. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *