Makeup Tahan Lama, Anti Nyamuk: Inovasi Unik Mahasiswi ITB

Bangga dan penuh ide. Tiga mahasiswi ITB, Cindy Yorensa, Angel Byanca Hariandja, dan Aimee Andina Rizki, meraih Juara III lewat setting spray alami yang menjaga makeup tetap awet sekaligus mengusir nyamuk.. Foto: Dokumentasi Pribadi.

BANDUNG, mulamula.id – Inovasi kecantikan tak lagi sekadar soal tampilan. Tiga mahasiswi dari Institut Teknologi Bandung justru membuktikan bahwa produk kosmetik bisa sekaligus menjawab isu kesehatan dan lingkungan.

Mereka merancang setting spray 3-in-1 berbahan alami yang tidak hanya menjaga riasan tetap awet, tetapi juga memberi perlindungan dari gigitan nyamuk. Produk ini membawa mereka meraih juara 3 dalam ajang National Chemistry Fair 2026.

Kosmetik Lebih Fungsional

Produk ini dikembangkan dari bahan utama Melaleuca alternifolia, atau yang dikenal sebagai tea tree oil. Bahan ini selama ini populer dalam dunia skincare karena sifat antibakteri dan antiinflamasi.

Namun, tim melihat potensi lebih jauh. Mereka menggabungkan fungsi kosmetik dengan perlindungan alami dari serangga.

Baca juga: Mahasiswa ITB Ciptakan Parfum Berbasis AI, Siap Tampil di Paris 2026

Hasilnya, satu produk bisa menjalankan tiga peran sekaligus. Menjaga makeup, merawat kulit, dan mengusir nyamuk.

Pendekatan ini membuat kosmetik menjadi lebih fungsional. Tidak lagi hanya estetika, tapi juga proteksi.

Konsep Zero Waste

Inovasi ini tidak berhenti di formulasi. Tim juga menerapkan prinsip zero waste dalam desain produknya.

Kemasan dibuat agar bisa digunakan ulang. Tujuannya jelas, mengurangi limbah kosmetik yang selama ini jadi salah satu penyumbang sampah sulit terurai.

Pendekatan ini selaras dengan tren global. Industri kecantikan mulai bergerak ke arah produk yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Dalam praktiknya, ini berarti satu hal: konsumen tidak hanya membeli produk, tetapi juga memilih dampak.

Kompetisi dan Kolaborasi

Ajang National Chemistry Fair 2026 mengangkat tema besar: Chemistry for Sustainable Beauty. Fokusnya pada inovasi kosmetik yang aman dan ramah lingkungan.

Di tengah persaingan, tim yang terdiri dari Cindy Yorensa, Angel Byanca Hariandja, dan Aimee Andina Rizki mampu menawarkan solusi yang relevan dengan kebutuhan masa kini.

Baca juga: ITB Perkenalkan Serum Anti-Aging Berbasis Cangkang Telur

Keberhasilan ini tidak datang tiba-tiba. Mereka mengandalkan manajemen waktu yang ketat dan kerja tim yang solid di tengah aktivitas kampus.

Dukungan akademik juga jadi faktor penting. Dosen pembimbing mereka, Anca Awal Sembada, ikut mengarahkan proses riset hingga penyusunan karya ilmiah.

Informasi ini juga disampaikan secara resmi melalui laman kampus.

Dari Kampus ke Pasar

Yang menarik, inovasi ini tidak berhenti sebagai proyek kompetisi.

Tim membuka peluang untuk mengembangkan produk hingga tahap komersial. Namun, mereka sadar prosesnya tidak instan. Masih ada riset lanjutan dan penyempurnaan yang perlu dilakukan.

Baca juga: Jangan Asal Semprot, 4 Kesalahan Pakai Parfum yang Bikin Wanginya Cepat Hilang

Di titik ini, kampus menjadi laboratorium awal. Tapi pasar akan menjadi ujian sesungguhnya.

Jika berhasil, produk seperti ini bisa menjadi contoh bagaimana riset mahasiswa bertransformasi menjadi solusi nyata.

Berani Mencoba Hal Baru

Di balik capaian ini, ada pesan sederhana yang mereka bagikan.

Jangan takut mencoba.

Karena dari percobaan pertama, selalu ada ruang untuk belajar dan berkembang.

Pesan ini terasa relevan. Terutama bagi generasi muda yang sering ragu memulai. Sebab, inovasi besar sering kali lahir dari ide kecil yang berani diuji. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *