
INDUSTRI Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) di Indonesia punya pemain baru yang ambisius. Setelah ICE BSD City dan JICC Senayan, kini hadir Nusantara International Convention Exhibition (NICE) di kawasan PIK 2 Business District. Kehadirannya bukan sekadar menambah daftar venue, tetapi digadang-gadang akan mengubah peta acara besar di Tanah Air.
NICE merupakan proyek kolaborasi raksasa antara Agung Sedayu Group dan Salim Group melalui PT Industri Pameran Nusantara (IPN). Dengan lokasi strategis dekat Bandara Soekarno-Hatta, NICE dirancang bukan hanya sebagai convention hall, tapi juga destinasi bisnis dan pariwisata yang hidup.
Sebagai pembuka, hall megah ini menggelar festival workout dan wellness di Gedung B, Hall 5 hingga 8. Acara perdana itu menegaskan bahwa fasilitas ini siap digunakan untuk ajang dengan standar internasional.
Standar Kelas Dunia
Setiap detail di NICE dirancang untuk memberikan pengalaman terbaik. Dari tata letak, akustik ruang, hingga sistem pencahayaan modern, semuanya berpadu menghadirkan pengalaman multi-indera. Teknologi panggung interaktif dan arsitektur megah memperkuat posisi NICE sebagai venue hiburan dan pameran kelas dunia.
Baca juga: Industri MICE Indonesia Bermasa Depan Cerah
Dengan luas lahan 400 ribu meter persegi dan bangunan 300 ribu meter persegi, NICE mencatatkan diri sebagai pusat konvensi terbesar di Indonesia. Beberapa fasilitas utama yang ditawarkan antara lain:
- Ruang sewa: 130 ribu m²
- Hall pameran: 55.100 m²
- Area outdoor: 30 ribu m²
- Pre-function area: 18.200 m²
- Courtyard: 7 ribu m²

Skala ini bukan hanya unggul secara teknis, tapi juga memperlihatkan visi untuk menjadikan Indonesia tuan rumah bagi acara global berskala raksasa.
Dampak untuk Industri MICE
Kehadiran NICE menambah daya saing Indonesia dalam menarik event internasional. Dari konser musik, pertunjukan seni, pameran industri, hingga pertemuan berskala global, semuanya kini bisa digelar di fasilitas yang lebih representatif.
Baca juga: Ekonomi Konser, Apa yang Membuatnya Begitu Berharga?
Lebih jauh, NICE juga diharapkan mendorong sektor turisme bisnis. Kehadiran ribuan pengunjung dalam setiap acara akan mendongkrak okupansi hotel, restoran, transportasi, hingga industri kreatif di sekitar PIK 2 dan Jakarta.
Seperti disebut IPN dalam keterangan resminya: “Tonggak sejarah ini akan menjadi penentu bagi acara-acara luar biasa yang akan menyusul.” ***
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.