Pelarian Tersangka Kasus Perbankan Surabaya Berakhir di Gambir

Tersangka kasus dugaan perbankan menjalani pemeriksaan oleh tim OJK dan kepolisian di Jawa Timur. Foto: Dok. OJK.

JAKARTA, mulamula.id Upaya kabur tak berhasil. Seorang tersangka kasus dugaan tindak pidana perbankan di PT BPR DCN, Malang, Jawa Timur, akhirnya diamankan aparat setelah sempat berpindah kota.

Penangkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bareskrim Polri, yang mengerahkan tim gabungan lintas lembaga.

Pergerakan Terdeteksi

Kasus ini bermula dari ketidakhadiran tersangka dalam panggilan pemeriksaan oleh penyidik OJK. Namun, upaya menghindar itu justru membuka jejak baru.

Tim gabungan memantau pergerakan tersangka yang awalnya dijadwalkan hadir di Surabaya. Dari situ, diketahui ia bergerak menuju Jakarta.

Setibanya di Stasiun Gambir, langkahnya terhenti.

Baca juga: Polri Masuk Bursa, Saham Gorengan Mulai Dibidik

Aparat dari Korwas PPNS Bareskrim Polri langsung mengamankan tersangka sebelum akhirnya dibawa kembali ke Surabaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ditahan di Jawa Timur

Setelah pemeriksaan selesai, tersangka resmi ditahan di Polda Jawa Timur.

Langkah ini menjadi bagian dari proses hukum yang sedang berjalan dalam kasus dugaan pelanggaran di sektor perbankan, khususnya di lingkungan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Tak hanya tersangka, tim juga menjemput saksi yang mangkir dari panggilan penyidik. Ini menunjukkan pendekatan tegas dalam memastikan proses hukum berjalan tanpa hambatan.

Sinergi Jadi Kunci

Operasi ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari penyidik OJK, Korwas PPNS Bareskrim Polri, hingga Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Timur.

Kolaborasi ini menegaskan bahwa penegakan hukum di sektor jasa keuangan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan koordinasi lintas lembaga agar efektif.

Baca juga: Influencer Saham Didenda Rp 5,35 Miliar, OJK Bongkar Pola Transaksi Semu

OJK juga menyampaikan apresiasi atas dukungan kepolisian dalam proses penangkapan hingga penahanan tersangka.

Jaga Kepercayaan Publik

Langkah tegas ini bukan sekadar penindakan hukum. Lebih dari itu, ini menjadi sinyal bahwa pengawasan sektor keuangan semakin diperkuat.

Penegakan hukum yang konsisten dinilai penting untuk melindungi konsumen dan menjaga kepercayaan publik terhadap industri perbankan.

Di tengah meningkatnya kompleksitas kejahatan keuangan, sinergi seperti ini akan menjadi fondasi penting bagi sistem keuangan yang lebih aman dan transparan. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *