Ratu Thailand Ikut SEA Games? Serius, ini Bukan Gimmick

Ratu Thailand Suthida Bajrasudhabimalalakshana memimpin kontingen negaranya pada upacara pembukaan SEA Games 2025. Ia juga dijadwalkan turun langsung sebagai atlet layar pada ajang tersebut. Foto: @hmqueensuthida.

Mulamula.id Bukan atlet profesional.
Bukan pula tamu kehormatan.

Ratu Thailand benar-benar akan bertanding di SEA Games 2025.

Ratu Suthida Bajrasudhabimalalakshana dijadwalkan turun langsung mewakili Thailand di cabang olahraga layar, nomor perahu layar SSL47. Kompetisi akan berlangsung pada 15–18 Desember 2025, saat Thailand menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara itu.

Bagi banyak orang, ini terdengar janggal. Seorang ratu. Atlet aktif. Bukan sekadar simbol di podium.

Turun ke Arena, Bukan ke Tribun

Menurut laporan VNExpress, Ratu Suthida akan berperan sebagai navigator, posisi penting yang mengatur strategi, membaca arah angin, dan menjaga ritme tim di tengah laut.

Baca juga: Pewaris Takhta Belgia Dihentikan Trump di Gerbang Harvard

Ini bukan peran seremonial.
Bukan pula penampilan simbolik.

Dalam berbagai ajang sebelumnya, Suthida dikenal aktif di dunia olahraga. Ia bahkan menyelesaikan lari setengah maraton sejauh 21 kilometer pada akhir November lalu. Sebuah pencapaian yang tidak bisa dianggap main-main.

Ratu Suthida menyapa penonton saat upacara pembukaan SEA Games 2025. Di balik status kerajaan, ia dikenal aktif berolahraga dan rutin mengikuti ajang kompetitif. Foto: @hmqueensuthida.

SEA Games 2025 pun akan menjadi ajang langka. Seorang ratu turun ke arena, bukan sekadar menyapa atlet.

Dari Pramugari ke Ratu

Latar belakang Ratu Suthida jauh dari gambaran bangsawan sejak lahir. Ia lahir di Hat Yai, Provinsi Songkhla, pada 3 Juni 1978, dengan nama Suthida Tidjai. Sebelum dikenal publik sebagai ratu, ia bekerja sebagai pramugari Thai Airways International.

Perjalanan hidupnya berubah drastis pada awal 2010-an, saat ia masuk lingkaran dekat Putra Mahkota Maha Vajiralongkorn. Tak lama kemudian, ia direkrut menjadi pengawal pribadi, langkah yang tak lazim bagi seorang mantan pramugari.

Namun di situlah karier militernya dimulai.

Karier Militer yang Melaju Cepat

Sejak 2013, Suthida mengikuti berbagai pelatihan militer dan keamanan. Kenaikan pangkatnya terbilang cepat. Ia mencapai posisi Mayor Jenderal, lalu Jenderal Angkatan Darat Thailand, dan memegang peran penting dalam pasukan pengawal istana.

Ketika Raja Bhumibol Adulyadej wafat pada 2016, Vajiralongkorn naik takhta sebagai Rama X. Posisi Suthida semakin menguat di lingkaran istana.

Baca juga: Skandal Telepon Bocor, Ung Ing Kehilangan Kursi PM

Puncaknya terjadi pada 1 Mei 2019. Tiga hari sebelum penobatan resmi Raja Rama X, publik Thailand dikejutkan oleh siaran televisi nasional, Vajiralongkorn menikahi Suthida dalam upacara privat.

Sejak saat itu, ia resmi menjadi Ratu Thailand.

Bukan sekadar simbol. Ratu Suthida berdiri di tengah para atlet dan ofisial, menandai perannya sebagai bagian dari kompetisi, bukan hanya tamu kehormatan. Foto: @hmqueensuthida.
Lebih dari Simbol Kekuasaan

Di tengah dinamika kehidupan pribadi Raja Vajiralongkorn yang kerap jadi sorotan, Ratu Suthida tampil sebagai figur publik utama kerajaan. Ia mendampingi raja dalam acara kenegaraan, memimpin kegiatan sosial, dan kini, turun langsung ke arena olahraga internasional.

Langkahnya ikut SEA Games bukan sekadar soal medali. Ini soal peran nyata, bukan simbol.

Baca juga: Ronaldo Bukan Cuma Cetak Gol, tapi Juga Cetak Turis Buat Saudi

Bagi generasi muda, kisah ini menyampaikan pesan yang cukup jelas. Status tinggi tidak selalu berarti jarak. Bahkan seorang ratu pun bisa memilih arena kompetisi.

SEA Games dengan Cerita Berbeda

SEA Games biasanya dipenuhi kisah atlet muda, rekor baru, dan persaingan klasik antarnegara. Namun pada 2025, sorotan datang dari arah tak terduga.

Seorang ratu.
Seorang jenderal.
Seorang atlet layar.

Dan semuanya melekat pada satu nama, Suthida. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *