Trump Unggah Foto Maduro di Kapal Perang AS, Dunia Heboh

Unggahan Presiden Amerika Serikat Donald J. Trump di media sosial Truth Social yang menampilkan sosok yang diklaim sebagai Presiden Venezuela Nicolas Maduro berada di atas kapal USS Iwo Jima. Foto: Tangkapan layar X/ @WhiteHouse.

Mulamula.id Donald Trump kembali membuat dunia bereaksi. Presiden Amerika Serikat itu mengunggah sebuah foto yang langsung menyulut kontroversi global.

Foto tersebut menampilkan sosok yang diklaim sebagai Presiden Venezuela Nicolas Maduro, dalam kondisi ditangkap oleh pasukan elite Amerika Serikat. Unggahan itu muncul di Truth Social, platform media sosial milik Trump sendiri.

“Nicolas Maduro di kapal USS Iwo Jima,” tulis Trump singkat.

Unggahan ini juga dibagikan ulang oleh akun X resmi Gedung Putih. Dalam foto tersebut, Maduro tampak mengenakan sweater dan celana olahraga abu-abu. Matanya ditutup penutup hitam. Telinganya dilindungi earmuff. Tangannya diborgol. Di tangannya, terlihat botol air mineral.

Di belakangnya berdiri petugas berseragam hitam dengan tulisan DEA di dada. DEA adalah Drug Enforcement Administration, lembaga Amerika Serikat yang menangani pemberantasan narkotika.

Simbol Kekuatan, Bukan Sekadar Foto

Bagi Trump, foto ini bukan sekadar dokumentasi. Ini adalah pesan politik.

Unggahan visual seperti ini jarang dilakukan terhadap kepala negara aktif. Terlebih, Trump menyebut lokasi penahanan berada di USS Iwo Jima, kapal serbu amfibi milik Angkatan Laut AS.

CNN melaporkan, Maduro ditahan bersama istrinya di ruang perwira kapal tersebut. USS Iwo Jima diketahui telah berada di Laut Karibia sejak akhir Desember lalu, di tengah meningkatnya kehadiran militer AS di kawasan.

Baca juga: Trump Tangkap Presiden Venezuela: Perang Narkoba, Minyak, atau Politik Global?

“Melihat fotonya, kemungkinan Maduro ditempatkan di ruangan kecil dengan dua tempat tidur. Satu untuk dirinya dan satu untuk istrinya,” kata mantan Panglima Armada Gabungan NATO, Laksamana (purn) James Stavridis, kepada CNN.

Pernyataan ini memperkuat kesan bahwa penahanan tersebut bersifat militer, bukan prosedur hukum sipil biasa.

Gambar yang dibagikan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di media sosial Truth Social, menampilkan sosok yang diklaim sebagai Presiden Venezuela Nicolas Maduro berada di atas kapal perang AS USS Iwo Jima. Foto: Tangkapan layar X/ @WhiteHouse.
Dakwaan Berat, Narkoterorisme

Amerika Serikat menuding Maduro terlibat dalam konspirasi narkoterorisme.
Istilah ini bukan tuduhan ringan.

Washington selama bertahun-tahun menuduh elite pemerintahan Venezuela terlibat dalam jaringan perdagangan narkoba lintas negara. Trump bahkan sebelumnya menetapkan sejumlah kelompok kriminal Venezuela sebagai organisasi teroris asing.

Namun hingga kini, detail bukti hukum yang mendasari penangkapan tersebut belum dipublikasikan secara terbuka.

Di sinilah kontroversi bermula.

Antara Penegakan Hukum dan Tekanan Politik

Bagi pendukung Trump, langkah ini dianggap sebagai bukti ketegasan AS melawan narkoba dan kejahatan lintas negara. Namun bagi pengkritik, ini adalah eskalasi berbahaya.

Penangkapan kepala negara aktif, terlebih disertai publikasi foto dramatis, memunculkan pertanyaan besar, apakah ini murni penegakan hukum, atau bagian dari strategi tekanan geopolitik?

Venezuela sendiri selama ini menuding AS menggunakan isu narkoba sebagai dalih untuk menggulingkan pemerintahan dan mengincar cadangan minyak mereka, yang terbesar di dunia.

Unggahan Trump justru memperkuat kesan bahwa konflik AS–Venezuela kini telah masuk fase simbolik dan psikologis, bukan hanya diplomatik.

Dunia Menunggu Babak Berikutnya

Hingga kini, belum ada konfirmasi independen mengenai detail penahanan tersebut. Namun satu hal jelas, foto ini telah menjadi senjata politik.

Dalam era media sosial, satu gambar bisa menggeser persepsi global. Dan Trump tahu betul cara memanfaatkannya.

Dunia kini menunggu satu hal, apakah foto ini awal dari proses hukum internasional, atau sinyal bahwa konflik geopolitik Amerika Latin memasuki babak paling berbahaya. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *