Polytron G3 & G3+, Mobil Listrik yang Patut Dilirik

Tampilan modern SUV listrik Polytron G3 yang siap bersaing di pasar EV Indonesia. Foto: Polytron.

POLYTRON bukan lagi sekadar produsen televisi atau mesin cuci. Kini, mereka resmi masuk ke dunia otomotif melalui dua SUV listrik: G3 dan G3+. Langkah ini menandai transformasi besar dalam portofolio perusahaan yang selama ini lekat dengan produk rumah tangga.

Desain Modern, Cocok untuk Keluarga

G3 dan G3+ mengusung bodi SUV 5-seater berdesain tegas dan modern. Panjang mobil mencapai 4.720 mm dengan wheelbase 2.800 mm. Kabin terasa lapang, mendukung gaya hidup urban maupun keluarga aktif.

Bagasi seluas 1.141 liter siap menampung kebutuhan road trip, apalagi sudah dilengkapi fitur Electronic Tailgate dengan Kick Sensor. Varian G3+ bahkan sudah dibekali panoramic sunroof untuk nuansa lebih mewah.

Dashboard Polytron G3 tampil modern dengan layar sentuh 12,8 inci dan kontrol digital. Foto: Polytron.
Performa dan Baterai yang Tangguh

Keduanya menggunakan baterai Lithium Ferro Phosphate (LFP) berkapasitas 51,9 kWh. Motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 320 Nm memberi sensasi akselerasi instan khas mobil listrik.

Jarak tempuhnya? Mencapai 402 km berdasarkan uji CLTC. Kecepatan maksimal 150 km/jam, dan akselerasi 0–100 km/jam cukup dalam 9,6 detik.

Dukungan Fitur Modern dan ADAS Level 2

Untuk kenyamanan dan hiburan, terdapat layar 12,8 inci yang mendukung Android Auto dan Apple CarPlay, serta wireless phone charger. Speaker sebanyak 8 unit lengkap dengan teknologi audio XBR bikin suasana kabin makin premium. Bahkan ada coolbox di konsol tengah.

Polytron menyematkan Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2. Fitur keselamatannya mencakup Autonomous Emergency Braking, Lane Departure Warning, Blind Spot Detection, hingga Driver Fatigue Reminder. Lengkap dan fungsional.

Konektivitas dan Mode Berkemah

Varian G3+ dilengkapi fitur smart connectivity lewat aplikasi Polytron EV 4W: pantau baterai, kendalikan AC, hingga buka kunci dari ponsel. Bahkan tersedia mode Vehicle to Load (V2L) dengan colokan 220V untuk mendukung kegiatan luar ruang seperti berkemah.

Panoramic sunroof pada Polytron G3+ hadirkan sensasi kabin luas dan terang. Foto: Polytron.
Waktu Pengisian dan Perbedaan Varian

Untuk pengisian cepat dengan arus DC, G3 dan G3+ bisa mengisi dari 20% ke 70% hanya dalam 35 menit. Pengisian AC butuh waktu sekitar 3,5 jam untuk G3+, lebih lama untuk G3.

G3 pakai velg 19 inci, sementara G3+ lebih gagah dengan velg 20 inci.

Harga dan Skema Pembelian Fleksibel

Tersedia dua skema pembelian: termasuk baterai atau berlangganan baterai. Berikut rinciannya:

  • G3 (sewa baterai): Rp 299 juta
  • G3+ (sewa baterai): Rp 339 juta
    Biaya sewa baterai: Rp 1,2 juta/bulan
  • G3 (termasuk baterai): Rp 419 juta
  • G3+ (termasuk baterai): Rp 459 juta

Polytron juga memberi garansi menarik: 5 tahun untuk kendaraan, 8 tahun untuk baterai (non-subscription), dan garansi baterai seumur hidup untuk pelanggan skema langganan.

G3 dan G3+ bukan sekadar mobil listrik. Ini adalah bentuk evolusi brand lokal menuju masa depan mobilitas. Dengan fitur lengkap, desain modern, dan skema harga fleksibel, SUV listrik ini patut dilirik sebagai alternatif ramah lingkungan yang stylish dan fungsional. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *