GPT-5.4 Resmi Diluncurkan, AI Kini Bisa Mengoperasikan Komputer Sendiri

Ilustrasi kecerdasan buatan yang mampu mengoperasikan komputer dan menjalankan berbagai tugas digital secara otomatis lintas aplikasi. Foto: Ilustrasi/ AI Generated.

JAKARTA, mulamula.id – Perkembangan kecerdasan buatan kembali melompat jauh. OpenAI resmi memperkenalkan model AI terbaru bernama GPT-5.4, sebuah sistem yang tidak lagi sekadar menjawab pertanyaan, tetapi juga mampu menjalankan berbagai pekerjaan digital langsung di komputer pengguna.

Model ini diumumkan pada Kamis (5/3/2026) waktu Amerika Serikat melalui situs resmi OpenAI. Perusahaan teknologi tersebut menyebut GPT-5.4 sebagai salah satu model paling efisien yang mereka kembangkan untuk membantu berbagai pekerjaan profesional.

GPT-5.4 tidak lagi sekadar chatbot. AI ini dirancang untuk bekerja lintas aplikasi. Mulai dari dokumen, spreadsheet, hingga presentasi, tanpa perlu berpindah-pindah platform secara manual.

AI yang Bisa Mengoperasikan Komputer

Salah satu kemampuan paling mencolok dari GPT-5.4 adalah fitur computer use. Melalui kemampuan ini, AI dapat menjalankan berbagai tugas di komputer atas nama pengguna.

Sistem dapat mengeksekusi perintah yang biasanya dilakukan manusia, seperti mengklik mouse, mengetik di keyboard, hingga mengolah data dari tangkapan layar (screenshot).

Model ini bahkan dapat menulis kode untuk menjalankan berbagai perintah tersebut. Informasi yang diambil dari tampilan layar akan diolah untuk memahami konteks pekerjaan yang sedang dilakukan.

Baca juga: AI Bikin Listrik Makin Haus, Indonesia Siap Nggak?

Dengan cara ini, pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan banyak langkah manual dapat diselesaikan secara otomatis.

OpenAI menyebut pendekatan ini memungkinkan pengguna menyelesaikan pekerjaan tanpa harus sering berpindah antar-aplikasi.

Menuju Era AI Agen

Kemampuan baru ini juga menunjukkan arah perkembangan teknologi AI yang semakin bergerak menuju konsep AI agents.

Dalam konsep ini, AI tidak lagi sekadar alat untuk menjawab pertanyaan. Tapi, berubah menjadi agen digital yang mampu menjalankan serangkaian pekerjaan kompleks secara mandiri di latar belakang komputer.

Baca juga: ChatGPT Masuk Dunia Militer, Awal Perdebatan Besar Etika AI

AI dapat membantu mengumpulkan data dari internet, merangkum laporan, menyusun presentasi, hingga menulis kode untuk menyelesaikan tugas teknis.

Perkembangan ini menandai perubahan besar dalam cara manusia bekerja dengan teknologi. AI tidak lagi hanya membantu manusia bekerja, tetapi mulai mengambil alih sebagian proses kerja digital.

Jawaban Lebih Akurat

Selain kemampuan operasional, OpenAI juga meningkatkan kemampuan analisis GPT-5.4.

Model ini disebut lebih gigih dalam mencari informasi dari berbagai sumber internet untuk menjawab pertanyaan kompleks. Proses pencarian dan verifikasi data dilakukan lebih mendalam sebelum menghasilkan jawaban.

Baca juga: AI Kini Jadi ‘Mata Kedua’ Dokter, Diagnosis Kanker Lebih Cepat

OpenAI bahkan mengklaim tingkat kesalahan model ini 33 persen lebih rendah dibandingkan GPT-5.2, menjadikannya salah satu model AI paling faktual yang pernah mereka kembangkan.

Kemampuan ini membuat GPT-5.4 lebih cocok digunakan untuk pekerjaan riset, analisis data, hingga penjelasan berbasis informasi yang kompleks.

Hadir dengan Mode “Thinking”

OpenAI juga memperkenalkan fitur baru bernama GPT-5.4 Thinking.

Mode ini dirancang untuk menangani penalaran yang lebih kompleks. Pengguna dapat memberikan instruksi tambahan selama proses jawaban berlangsung tanpa harus memulai percakapan dari awal.

Baca juga: Perang Iran Berbasis AI, 900 Serangan dalam 12 Jam

Dengan pendekatan ini, pengguna dapat mengarahkan proses analisis AI secara lebih fleksibel hingga mendapatkan hasil yang diinginkan.

Sudah Tersedia di ChatGPT

OpenAI menyatakan GPT-5.4 sudah tersedia di ChatGPT versi web dan aplikasi Android. Dukungan untuk perangkat iOS akan menyusul dalam waktu mendatang.

Fitur GPT-5.4 Thinking saat ini dapat digunakan oleh pelanggan ChatGPT dengan paket Plus, Team, dan Pro.

Sementara itu, versi dengan performa maksimal, GPT-5.4 Pro, disediakan untuk pengguna Enterprise dan Edu.

Baca juga: Data Kita, Nilai Siapa? Indonesia Tak Mau Jadi ‘Tambang’ AI Global

Peluncuran model ini menunjukkan bagaimana kecerdasan buatan semakin bergerak dari sekadar alat percakapan menjadi mesin kerja digital yang mampu membantu manusia menyelesaikan berbagai tugas profesional.

Jika tren ini terus berkembang, masa depan komputasi mungkin tidak lagi hanya tentang perangkat lunak, tetapi juga tentang AI yang bekerja langsung di dalamnya. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *