
JAKARTA, mulamula.id – Hujan deras yang mengguyur Jakarta sepanjang malam meninggalkan genangan di berbagai wilayah ibu kota. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat 48 RT dan 19 ruas jalan masih tergenang hingga Minggu pagi.
Data BPBD per pukul 08.00 WIB menunjukkan banjir tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur. Tinggi air bervariasi, mulai dari 20 sentimeter hingga mencapai 170 sentimeter di sejumlah titik.
Kondisi ini kembali menunjukkan betapa cepatnya Jakarta berubah saat hujan turun dengan intensitas tinggi.
Genangan Terparah di Jakarta Selatan dan Timur
Di Jakarta Barat, beberapa wilayah terdampak antara lain Kedaung Kali Angke, Kedoya Selatan, Kedoya Utara, Sukabumi Selatan, Joglo, hingga Kembangan Selatan dan Kembangan Utara.
Sebagian besar genangan terjadi karena curah hujan tinggi, sementara di beberapa titik diperparah oleh luapan saluran dan kali.
Di Jakarta Selatan, genangan muncul di Cilandak Barat, Cipete Utara, Petogogan, Pela Mampang, Duren Tiga, dan Cilandak Timur.
Baca juga: Jakarta Kebanyakan Beton, Banjir Makin Susah Dihentikan
Wilayah Cipete Utara dan Pela Mampang menjadi salah satu yang terdampak cukup dalam, dengan ketinggian air mencapai sekitar 170 sentimeter.
Sementara di Jakarta Timur, genangan paling luas terjadi di Kampung Melayu dan Halim Perdana Kusuma. Kampung Melayu mencatat genangan hingga sekitar 130 sentimeter, memengaruhi belasan RT.
Jalan Jalan Ikut Tergenang
Selain permukiman, genangan juga muncul di sejumlah ruas jalan penting di Jakarta. BPBD mencatat setidaknya 19 jalan masih tergenang pada pagi hari.
Beberapa di antaranya berada di kawasan padat lalu lintas seperti Jalan Daan Mogot, Jalan Kapten Pierre Tendean, Jalan Cileduk Raya, hingga Jalan Bendungan Hilir.
Baca juga: Jakarta Disebut Kota dengan Tekanan Air Ekstrem, Apa Artinya?
Ada juga genangan di kawasan permukiman seperti Srengseng Raya, Meruya Selatan, Pesanggrahan, dan Pegangsaan Dua.
Ketinggian air di ruas jalan tersebut berkisar 10 hingga 120 sentimeter, yang berpotensi mengganggu aktivitas warga dan lalu lintas.
Petugas Dikerahkan, Warga Diminta Waspada
Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta M. Yohan mengatakan genangan dipicu terutama oleh curah hujan tinggi yang terjadi sejak malam hingga dini hari.
Petugas BPBD bersama Suku Dinas Sumber Daya Air langsung dikerahkan ke lokasi untuk membantu proses penanganan genangan.
“Ketinggian air antara 10 sampai dengan 120 cm, penyebabnya curah hujan tinggi,” kata Yohan.
Baca juga: Jakarta Sudah Menjadi Megacity Dunia, tapi Negara Belum Siap Mengelolanya
BPBD juga mengingatkan warga untuk tetap waspada karena hujan masih berpotensi terjadi.
Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 112, yang tersedia gratis selama 24 jam. ***
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.