LRT Manggarai Dibuka, Berapa Ongkos Setelah Promo?

Rangkaian LRT Jakarta melintas di atas lalu lintas kota. Jalur Kelapa Gading–Manggarai kini beroperasi dengan tarif khusus Rp8 selama delapan hari; kemudahan berpindah moda dan ongkos setelah promo akan menentukan daya tariknya bagi komuter. Foto: Arief Santras/ Pexels.

LRT Jakarta kini sampai Manggarai. Tarifnya Rp8 selama delapan hari, lalu Rp5.000 untuk sementara. Bagi komuter, pertanyaan berikutnya lebih praktis, semudah apa berpindah ke KRL dan Transjakarta?

PAGI ini, Kamis, 17 September 2026, warga bisa menjajal perjalanan LRT Jakarta dari Kelapa Gading ke Manggarai. Presiden Prabowo Subianto meresmikan jalur tersebut, kemarin. Lintasannya sepanjang 12,2 kilometer dengan 11 stasiun. Pemerintah Provinsi Jakarta menyebut perjalanan dari ujung ke ujung memakan waktu sekitar 28 menit.

Ada alasan lain untuk mencoba. Ongkosnya hanya Rp8 sekali perjalanan selama delapan hari sejak 16 September. Gubernur Jakarta Pramono Anung menyebut tarif khusus itu sebagai kesempatan bagi warga mengenal layanan baru. Seusai masa promo, tarif direncanakan menjadi Rp5.000 secara flat untuk sementara. Besaran tarif berikutnya, termasuk kemungkinan tarif berbeda menurut ruas perjalanan, baru akan diputuskan pada Oktober. Jadi, Rp5.000 belum bisa disebut tarif permanen.

Baca juga: LRT Jakarta Bisa Tembus PIK 2 dan Bandara

Bagi pekerja atau mahasiswa yang berangkat dari Kelapa Gading, Rawamangun, Pramuka, hingga Matraman, jalur ini membuka pilihan perjalanan baru. Manggarai juga merupakan titik perpindahan penting bagi pengguna KRL. Namun, ada detail yang perlu diketahui sebelum merencanakan perjalanan. Akses penghubung antara Stasiun LRT Manggarai dan Stasiun KRL Manggarai masih dalam finalisasi, menurut keterangan Pramono pada hari peresmian. Kedua stasiun sudah dilayani kereta, tetapi kemudahan berpindah di antara keduanya masih perlu dilihat di lapangan.

Sambungan ke Transjakarta juga menentukan biaya perjalanan yang sesungguhnya. Pramono mengatakan halte yang bersinggungan dengan jalur LRT kembali dioperasikan. Tarif Transjakarta tetap Rp3.500. Dengan tarif LRT sementara Rp5.000, pengguna yang harus melanjutkan perjalanan dengan Transjakarta perlu menyiapkan Rp8.500 untuk dua moda. Angka itu belum termasuk moda lain yang mungkin dibutuhkan dari rumah atau menuju tujuan akhir.

Baca juga: Mengapa Warga Jakarta Perlu Beralih ke Transportasi Publik?

Akses menuju stasiun pun ikut menentukan apakah warga bersedia meninggalkan kendaraan pribadi. Direktur Utama PT LRT Jakarta Aditia Kesuma Negara, misalnya, mengatakan tersedia fasilitas park and ride di Summarecon Mall Kelapa Gading dengan tarif Rp5.000 seharian bagi penumpang LRT. Itu membantu sebagian pengguna, meski ongkos parkir tetap harus masuk dalam hitungan perjalanan harian mereka.

Jadwal juga patut dicek. Informasi operator LRT Jakarta menyebut layanan mulai 17 September beroperasi pukul 05.30–20.00 WIB. Pengguna yang biasa pulang lebih malam perlu menyiapkan pilihan lain.

Tarif Rp8 bisa membuat banyak orang penasaran untuk naik. Keputusan menjadikannya kendaraan sehari-hari akan datang setelah promo. Ketika warga tahu ongkos pulang-pergi, mencoba pindah moda di Manggarai, dan menghitung waktu dari pintu rumah sampai tempat kerja atau kampus. Di situlah jalur baru ini akan dinilai oleh penumpangnya. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *