
JAKARTA, mulamula.id – Persaingan industri desain digital berbasis kecerdasan buatan atau AI makin panas. Google resmi memperkenalkan aplikasi baru bernama Pics dalam ajang Google I/O 2026.
Aplikasi ini bukan sekadar alat edit gambar biasa. Google mencoba mengubah cara orang membuat desain visual hanya lewat perintah teks sederhana.
Pengguna cukup mengetik ide. Sistem AI akan mengubahnya menjadi poster, undangan acara, materi promosi, hingga mock-up visual dalam hitungan detik.
Langkah ini memperlihatkan ambisi besar Google untuk masuk lebih dalam ke pasar desain AI yang selama ini identik dengan Canva.
Desain Tak Lagi Ribet
Desain berbasis AI adalah sistem yang memungkinkan pengguna membuat visual otomatis menggunakan instruksi teks tanpa harus menguasai software desain profesional.
Pasar ini tumbuh cepat dalam dua tahun terakhir. AI generatif membuat proses kreatif menjadi lebih murah, cepat, dan bisa diakses lebih banyak orang.
Google melihat peluang besar di sana.
Baca juga: Melanie Perkins, dari 100+ Penolakan Menuju Sukses Besar Canva
Lewat Pics, perusahaan ingin menjangkau pengguna yang selama ini kesulitan membuat desain sendiri. Mulai dari guru, pekerja kantoran, kreator konten, hingga pelaku UMKM.
Alih-alih belajar software rumit, pengguna cukup menulis kebutuhan visual mereka.
Misalnya, “buat poster promo kopi dengan nuansa retro” atau “desain undangan ulang tahun warna pastel”.
AI kemudian menghasilkan desain lengkap secara otomatis.
Edit Gambar Lebih Presisi
Salah satu masalah terbesar AI generatif selama ini adalah pengeditan detail kecil.
Banyak platform AI mampu membuat gambar bagus, tetapi sulit diedit ulang tanpa merusak keseluruhan desain.
Google mencoba mengatasi titik lemah itu.
Pics dibangun menggunakan sistem AI Gemini dengan dukungan pengeditan berbasis layer. Artinya, setiap elemen visual bisa diubah secara terpisah.
Baca juga: AI Baru Google Bantu UMKM Bikin Konten Promosi dalam Hitungan Menit
Pengguna dapat mengklik bagian tertentu lalu mengeditnya langsung.
Prosesnya dibuat mirip memberi komentar di Google Docs.
Ketika membuat undangan misalnya, pengguna cukup mengubah bagian waktu acara tanpa perlu menghasilkan desain baru dari awal.
Pendekatan ini membuat AI terasa lebih fleksibel dan lebih dekat dengan cara kerja software desain profesional.
Canva Mulai Dapat Tekanan
Selama beberapa tahun terakhir, Canva menjadi pemain dominan dalam desain instan berbasis cloud.
Namun, gelombang AI generatif mulai mengubah peta persaingan.
Tidak hanya Google, perusahaan seperti Anthropic juga mulai masuk lewat produk desain berbasis AI.
Persaingan kini bukan lagi soal template desain paling banyak. Tetapi siapa yang paling cepat mengubah ide menjadi visual siap pakai.
Baca juga: Google Drive Hadirkan Google Vids, Fitur Edit Video Langsung di Cloud
Google punya keuntungan besar karena terhubung langsung dengan ekosistem Workspace seperti Docs, Slides, hingga Gmail.
Artinya, proses kolaborasi desain bisa dilakukan lintas aplikasi tanpa banyak hambatan.
Era Baru Industri Kreatif
Pics juga menggunakan model AI Nano Banana 2 yang diklaim mampu menghasilkan rendering teks lebih presisi dibanding model generatif sebelumnya.
Kemampuan ini penting karena banyak AI gambar masih sering gagal menghasilkan tulisan yang rapi di dalam desain.
Bagi industri kreatif, kemunculan platform seperti Pics bisa menjadi peluang sekaligus ancaman.
Baca juga: Phoebe Gates Luncurkan Phia, “Google Flight” untuk Fashion Online
Peluang karena desain kini makin mudah diakses siapa saja.
Namun, tekanan juga muncul bagi profesi kreatif yang selama ini mengandalkan pekerjaan desain dasar.
Meski begitu, banyak analis melihat AI lebih mungkin mengubah pola kerja dibanding sepenuhnya menggantikan desainer manusia.
AI bisa mempercepat produksi visual. Tetapi kreativitas konsep, emosi visual, dan identitas merek masih membutuhkan sentuhan manusia.
Saat ini Pics masih diuji terbatas dalam Google I/O 2026. Google menyebut aplikasi itu akan mulai dirilis untuk pelanggan Google AI Ultra pada musim panas tahun ini. ***
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.