Delcy Rodriguez Kirim Pesan Damai ke Amerika Serikat

Presiden Venezuela Delcy Rodriguez menyampaikan pernyataan kepada publik di Caracas, menegaskan komitmen negaranya pada perdamaian dan dialog di tengah ketegangan dengan Amerika Serikat.
Foto: X/ @delcyrodriguezv.

Mulamula.idDi tengah ketegangan global yang membelit Venezuela, sebuah pesan disampaikan langsung dari Caracas. Bukan lewat podium internasional, melainkan lewat unggahan Instagram.

Delcy Rodriguez, Presiden sementara Venezuela, menulis sebuah pernyataan panjang. Isinya ditujukan kepada dunia, dan secara khusus kepada Amerika Serikat.

Nada pesannya tegas, tapi lembut. Bukan tentang perlawanan. Bukan pula ancaman. Yang ia tekankan justru satu kata, damai.

Venezuela Bicara ke Dunia

Dalam pesannya, Rodriguez menegaskan bahwa Venezuela ingin hidup tanpa tekanan eksternal. Ia menyebut negaranya berkomitmen pada perdamaian dan koeksistensi yang damai antarnegara.

“Perdamaian global dibangun dengan menjamin perdamaian di dalam setiap bangsa,” tulis Rodriguez.

Baca juga: Pendukung Maduro Turun ke Jalan, Delcy Rodriguez Resmi Pimpin Venezuela

Pesan itu muncul di saat Venezuela berada dalam fase politik paling rapuh. Presiden Nicolas Maduro ditahan di Amerika Serikat. Transisi kekuasaan terjadi secara darurat. Dan sorotan internasional terus mengarah ke Caracas.

Di tengah situasi itu, Rodriguez memilih bicara langsung. Tanpa konferensi pers. Tanpa pernyataan resmi kementerian luar negeri.

Ajakan Dialog, Bukan Perang

Rodriguez secara eksplisit menyebut Amerika Serikat. Ia mengatakan Venezuela ingin membangun hubungan internasional yang seimbang dan saling menghormati, berbasis kesetaraan kedaulatan dan prinsip non-intervensi.

Menurutnya, itulah fondasi diplomasi Venezuela, baik dengan AS maupun negara-negara lain di kawasan.

Baca juga: Maduro Tiba di New York, Didakwa Narkoterorisme di Pengadilan AS

Ia bahkan mengundang pemerintah Amerika Serikat untuk bekerja sama dalam agenda pembangunan bersama, selama berada dalam kerangka hukum internasional.

“Presiden Donald Trump, rakyat kami, dan kawasan kami berhak atas perdamaian dan dialog, bukan perang,” tulisnya.

Kalimat itu terasa personal. Langsung. Dan politis.

Unggahan Instagram Delcy Rodriguez yang memuat pesan damai Venezuela kepada dunia dan Amerika Serikat. Foto: Instagram/ @delcyrodriguezv.
Maduro Disebut, tapi Tidak Mendominasi

Dalam pesannya, Rodriguez menyebut Nicolas Maduro sebagai simbol konsistensi pesan damai Venezuela. Namun ia tidak menjadikan sosok Maduro sebagai pusat narasi.

Yang ia tonjolkan justru gambaran Venezuela yang ia yakini, sebuah negara yang ingin masa depan, pembangunan, dan kedaulatan.

“Saya memimpikan Venezuela tempat semua warga baik bisa bersatu,” tulisnya.

Baca juga: Trump Tangkap Presiden Venezuela: Perang Narkoba, Minyak, atau Politik Global?

Di akhir pernyataan, Rodriguez menegaskan hak Venezuela atas perdamaian, pembangunan, dan masa depan.

Pesan Politik di Era Media Sosial

Unggahan ini menunjukkan bagaimana pesan negara kini tak lagi selalu disampaikan lewat forum formal. Media sosial menjadi ruang diplomasi baru. Langsung, tanpa filter, dan mudah dikonsumsi publik global.

Namun justru karena itu, pesan Rodriguez dibaca dengan dua kacamata, sebagai ajakan damai, dan sebagai manuver politik di tengah tekanan internasional.

Baca juga: Bisakah Satu Negara Menangkap Presiden Negara Lain?

Apakah dunia, dan Washington, akan mendengarkan? Itu masih tanda tanya.

Yang jelas, Caracas telah bicara. Dengan bahasa yang berbeda dari suara jet tempur dan ruang sidang. ***

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *