Bagaimana Cara agar Konten Bisa Muncul di Jawaban ChatGPT?

Ilustrasi pengguna internet bertanya kepada chatbot berbasis kecerdasan buatan. Sistem AI merangkum berbagai sumber informasi sebelum menghasilkan jawaban. Foto: Ilustrasi/ AI Generated/ mulamula.id.
Pengantar Redaksi

Artikel ini merupakan bagian kedua dari serial mulamula.id tentang perubahan cara orang mencari informasi di internet.

Jika pada tulisan pertama kita membahas mengapa SEO saja tidak lagi cukup, artikel kedua ini mengulas bagaimana sistem AI memilih sumber informasi ketika menjawab pertanyaan pengguna.

Selamat membaca dan salam redaksi.


SEMAKIN banyak orang kini mencari informasi dengan cara yang berbeda.

Alih-alih membuka Google dan membaca banyak tautan, pengguna internet kini cukup mengetik pertanyaan langsung kepada AI seperti ChatGPT, Perplexity, atau Gemini.

Dalam hitungan detik, sistem AI akan merangkum berbagai sumber informasi dan menyajikan jawaban singkat.

Pertanyaannya kemudian muncul, bagaimana AI memilih sumber informasi tersebut?

AI Tidak Memilih Secara Acak

Sistem kecerdasan buatan tidak mengambil informasi secara sembarangan.

Model AI biasanya dilatih menggunakan data dalam jumlah sangat besar dan kemudian dirancang untuk memilih sumber yang dianggap paling relevan dan kredibel ketika menghasilkan jawaban.

Baca juga: SEO Tak Lagi Cukup, Kini Ada GEO agar Konten Muncul di Jawaban AI

Karena itu, tidak semua konten di internet memiliki peluang yang sama untuk muncul dalam jawaban AI.

Beberapa faktor biasanya ikut menentukan apakah sebuah sumber akan dirujuk atau tidak.

Otoritas Topik Semakin Penting

Salah satu faktor yang sering diperhatikan adalah otoritas dalam suatu topik.

Situs atau penulis yang secara konsisten membahas satu bidang tertentu biasanya dianggap memiliki pemahaman yang lebih kuat dibanding sumber yang membahas terlalu banyak topik secara acak.

Baca juga: ‘Trainwreck’, Fakta Mengejutkan di Balik Jatuhnya American Apparel

Karena itu, banyak pakar digital kini menyarankan agar brand atau media membangun topical authority, yaitu reputasi sebagai sumber informasi yang mendalam dalam suatu bidang.

Konsistensi Konten Menjadi Kunci

Selain otoritas, konsistensi konten juga menjadi faktor penting.

Website yang secara rutin mempublikasikan artikel berkualitas dalam bidang tertentu cenderung lebih mudah dikenali oleh sistem AI sebagai sumber yang relevan.

Sebaliknya, konten yang hanya muncul sesekali tanpa fokus yang jelas sering kali sulit dianggap sebagai referensi utama.

Reputasi Digital Ikut Berpengaruh

AI juga cenderung merujuk pada sumber yang memiliki reputasi digital yang baik.

Hal ini bisa terlihat dari berbagai indikator, mulai dari seberapa sering sebuah situs dirujuk oleh sumber lain, hingga sejauh mana kontennya dipercaya oleh pengguna internet.

Baca juga: AI Baru Google Bantu UMKM Bikin Konten Promosi dalam Hitungan Menit

Dalam konteks ini, strategi digital tidak lagi hanya soal mengejar peringkat di mesin pencari. Lebih dari itu, brand dan pembuat konten perlu membangun kepercayaan digital yang kuat.

Masa Depan Visibilitas Digital

Perubahan cara mencari informasi ini membuat strategi konten di internet ikut berubah. Jika dulu fokus utama adalah memenangkan persaingan di halaman hasil pencarian Google, kini tantangannya bertambah, bagaimana agar konten juga muncul dalam jawaban yang diberikan AI.

Baca juga: Sebelum Bisa Bekerja dengan Tangan Orang Lain, Belajarlah dari Tangan Sendiri

Karena itu, banyak pakar pemasaran digital mulai membicarakan pendekatan baru yang dikenal sebagai Generative Engine Optimization (GEO).

Strategi ini mencoba memastikan sebuah sumber tidak hanya mudah ditemukan di mesin pencari, tetapi juga layak dijadikan rujukan oleh sistem kecerdasan buatan. ***


Artikel ini merupakan bagian kedua dari serial “Internet di Era AI”.

Besok, ikuti seri ketiga di mulamula.id berjudul:

“Apakah SEO akan Mati? Masa Depan Google di Era AI Search.”

Tulisan tersebut akan membahas bagaimana perkembangan AI berpotensi mengubah masa depan mesin pencari dan strategi konten digital.

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *