
JAKARTA, mulamula.id – Perangkat kecil ini tidak lagi sekadar kamera saku. Tapi, berubah jadi alat produksi serius.
DJI Osmo Pocket 4 resmi meluncur dan langsung menargetkan dua pasar sekaligus, kreator kasual dan semi-profesional. Upgrade yang dibawa bukan kosmetik. Ini soal kualitas gambar, fleksibilitas produksi, dan efisiensi kerja.
Sensor Baru, Kualitas Naik Level
Peningkatan paling terasa ada di sensor. DJI kini menyematkan sensor CMOS 1 inci—ukuran yang biasanya ditemukan di kamera kelas lebih tinggi.
Hasilnya langsung terasa. Resolusi foto melonjak hingga 37 MP. Dynamic range lebih luas. Detail di area gelap dan terang lebih seimbang.
Baca juga: Webcam Nggak Lagi Biasa, Insta360 Link 2 Series Bawa AI ke Meja Kerja
Di kondisi minim cahaya, performanya juga lebih stabil. Teknologi Dual Native ISO membantu menekan noise tanpa mengorbankan detail. Rentang ISO kini tembus hingga 12.800, dua kali lipat dari generasi sebelumnya.
Ini penting. Karena banyak kreator bekerja di kondisi cahaya yang tidak ideal.

Video Lebih Serius, Bukan Sekadar Vlog
Osmo Pocket 4 tidak berhenti di foto.
Kamera ini mampu merekam video 4K slow-motion hingga 240fps. Artinya, footage bisa diperlambat ekstrem tanpa kehilangan detail.
Untuk kebutuhan profesional, tersedia profil warna 10-bit D-Log M dan HLG. Ini membuka ruang lebih luas untuk color grading dan produksi HDR.
Baca juga: Mesin Cuci Rasa Smartphone ala Xiaomi Mijia Pro
Sementara untuk pengguna cepat tayang, DJI menyediakan enam preset warna siap pakai. Tinggal rekam, langsung publish.
Stabilisasi tetap jadi kekuatan utama.
Gimbal mekanis 3-sumbu menjaga gambar tetap halus, bahkan saat bergerak.
Tracking Lebih Cerdas
Fitur ActiveTrack 7.0 dan Intelligent AutoFocus membuat kamera mampu “mengunci” subjek dengan lebih presisi.
Bahkan saat zoom hingga 4x, subjek tetap terjaga di frame.
Ini krusial untuk solo creator yang sering shooting tanpa bantuan tim.
Desain Lebih Praktis, Workflow Lebih Cepat
DJI tidak hanya fokus pada kualitas gambar.
Layar OLED 2 inci kini bisa diputar dan lebih terang, hingga 1.000 nits. Tetap terlihat jelas di luar ruangan.
Kontrol juga dibuat lebih intuitif.
Ada tombol zoom cepat, preset kustom, dan joystick 5D untuk navigasi.
Yang paling relevan:
Storage internal 107 GB.
Ini mengurangi ketergantungan pada kartu memori. Tapi slot microSD tetap tersedia jika dibutuhkan.

Audio dan Daya Ikut Ditingkatkan
Sistem tiga mikrofon internal kini lebih adaptif terhadap angin dan mampu menangkap suara dari berbagai arah.
Baterai 1545 mAh diklaim mampu bertahan hingga 240 menit untuk perekaman Full HD.
Fast charging memungkinkan pengisian 80% hanya dalam 15 menit.
Untuk kreator mobile, ini bukan fitur tambahan. Ini kebutuhan.
Catatan Global, Tidak Masuk AS
Ada satu hal menarik di luar spesifikasi.
Osmo Pocket 4 tidak tersedia di Amerika Serikat untuk sementara waktu.
Alasannya, regulasi dari FCC yang membatasi perangkat buatan asing.
Baca juga: Huawei Mate 80 Pro Resmi di Indonesia, Andalkan Kamera dan AI
Ini memberi sinyal lebih luas.
Produk teknologi kini tidak hanya soal inovasi, tapi juga geopolitik.
Harga dan Ketersediaan
Di Indonesia, DJI menawarkan dua paket:
- Versi Basic: Rp 8,1 juta
- Versi Creator Combo: Rp 10,3 juta
Pre-order sudah dibuka. Penjualan resmi dimulai 30 April 2026.
Layak Dibeli?
Jawaban singkatnya, iya, untuk segmen tertentu.
Jika kamu kreator yang butuh kualitas tinggi dalam perangkat ringkas, ini salah satu opsi paling kuat saat ini.
Osmo Pocket 4 bukan sekadar upgrade.
Ini redefinisi kamera saku di era konten cepat. ***
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.