
JAKARTA, mulamula.id – Penumpang Commuter Line di Stasiun Manggarai harus bersiap. Mulai 1 Mei 2026, posisi berhenti kereta berubah. Pintu yang biasa di depan, bisa jadi kini bergeser.
Perubahan ini berlaku untuk perjalanan arah Tanah Abang dan Jatinegara. Kereta tidak lagi berhenti di titik yang sama seperti sebelumnya. Penyesuaian dilakukan di peron 1, 2, 3, dan 4.
Informasi ini disampaikan KAI Commuter melalui akun media sosial resminya. Dampaknya sederhana tapi penting. Penumpang perlu lebih waspada saat naik dan turun.
Bukan Sekadar Geser
Penyesuaian ini dilakukan untuk meningkatkan keselamatan. Terutama di area naik-turun penumpang yang padat.
Baca juga: Pakar UGM: Kecelakaan Kereta Bekasi karena Efek Domino Sistem dan Perilaku
Dengan titik berhenti yang diatur ulang, distribusi penumpang di peron diharapkan lebih merata. Penumpukan di satu titik bisa dikurangi. Risiko dorong-dorongan juga bisa ditekan.
Manggarai Super Sibuk
Stasiun Manggarai adalah simpul utama Commuter Line. Banyak rute bertemu di sini. Dari Bogor, Bekasi, hingga Tanah Abang.
Karena itu, perubahan kecil di Manggarai bisa berdampak luas. Terutama bagi penumpang transit yang harus bergerak cepat.

Apa yang Harus Dilakukan?
Perubahan ini bersifat sementara. Tapi, adaptasi tetap wajib.
Penumpang disarankan lebih memperhatikan posisi kereta saat tiba. Ikuti arahan petugas di lapangan. Jangan memaksakan naik saat kondisi padat.
Baca juga: Tabrakan Kereta di Bekasi: Evaluasi Total Dimulai, Flyover Disiapkan
KAI Commuter juga mengingatkan untuk selalu mengutamakan keselamatan selama berada di area stasiun.
Adaptasi atau Tertinggal
Perubahan seperti ini bukan hal baru dalam sistem transportasi massal. Yang membedakan adalah seberapa cepat penumpang menyesuaikan diri.
Di kota dengan ritme cepat seperti Jakarta, satu langkah terlambat bisa berdampak ke seluruh perjalanan. ***
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.