
MASALAH terbesar dalam kepemimpinan bukan kurangnya kecerdasan. Tapi, kurangnya kepekaan.
Banyak pemimpin mengandalkan pengalaman masa lalu sebagai patokan. Apa yang dulu berhasil dianggap akan selalu relevan. Padahal, konteks terus berubah, dan manusia di dalamnya juga berubah.
Baca juga: Kenapa Tim Diam Bukan Berarti Setuju
Di titik ini, kepedulian menjadi penting. Apakah kita cukup peka untuk melihat bahwa pendekatan lama mungkin tidak lagi cocok?
Pemimpin yang berkembang bukan yang selalu benar. Tapi, yang cukup peduli untuk mengoreksi dirinya.
Kepemimpinan bukan soal paling tahu. Tapi, paling mau belajar.
Baca juga: Tidak Semua Keputusan Cepat Itu Tepat
Pendekatan kepemimpinan seperti ini tidak hanya bisa dipahami, tapi juga dilatih.
Amai Leadership mengembangkan berbagai program pembelajaran yang berfokus pada seni memimpin dengan kepedulian, membangun empati, ketangguhan, dan kepekaan dalam mengambil keputusan. Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui tautan berikut: https://amaileadership.com.
Rubrik ini merupakan kolaborasi mulamula.id dengan Amai Leadership.