
Mulamula.id – Lamine Yamal kembali menulis sejarah. Bukan hanya untuk Spanyol. Bukan hanya untuk Barcelona. Tapi untuk Piala Dunia.
Dalam laga Grup H Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Arab Saudi, Minggu malam WIB, 21 Juni 2026, Yamal mencetak gol pembuka saat pertandingan baru berjalan 10 menit.
Gol itu membantu Spanyol menang 4-0 di Stadion Atlanta. Namun, yang membuatnya istimewa bukan hanya skor besar La Roja.
Gol tersebut membawa Yamal masuk daftar pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia.
Pada usia 18 tahun 343 hari, Yamal mencetak gol pertamanya di turnamen sepak bola terbesar dunia. Ia melampaui catatan Lionel Messi, yang mencetak gol perdana di Piala Dunia 2006 pada usia 18 tahun 357 hari.
Selisihnya tipis. Hanya 14 hari.
Namun, dalam sejarah sepak bola, 14 hari bisa berarti satu tempat di buku rekor.
Mimpi dari Ruang Kelas
Yamal menyebut gol itu sebagai mimpi.
Ia pernah menonton Piala Dunia dari ruang kelas. Kini, ia mencetak gol di panggung yang sama, dengan keluarga berada di tribun stadion.
Cerita itu membuat rekor Yamal terasa lebih kuat.
Ia bukan sekadar pemain muda yang sedang naik daun. Ia adalah bagian dari generasi baru sepak bola yang tumbuh dengan kecepatan berbeda.
Baca juga: Semalam Jadi Bintang, Vozinha Diserbu Jutaan Follower
Debut muda. Rekor muda. Tekanan besar sejak usia remaja.
Namun, Piala Dunia tetap menjadi ujian yang berbeda. Tidak semua bintang muda mampu langsung meninggalkan jejak di sana.
Yamal berhasil melakukannya.
Pele Masih Tak Tersentuh
Meski masuk daftar elite, Yamal belum mendekati rekor utama.
Pencetak gol termuda dalam sejarah Piala Dunia masih dipegang Pele. Legenda Brasil itu mencetak gol pada Piala Dunia 1958 saat berusia 17 tahun 239 hari.
Rekor Pele sudah bertahan lebih dari enam dekade.
Baca juga: Bola Piala Dunia 2026 Harus Di-Charge Dulu
Di bawah Pele ada Manuel Rosas dari Meksiko, yang mencetak gol pada Piala Dunia 1930 di usia 18 tahun 93 hari. Lalu ada Gavi, gelandang Spanyol, yang mencetak gol di Piala Dunia 2022 pada usia 18 tahun 110 hari.
Artinya, Yamal bahkan bukan pencetak gol termuda Spanyol di Piala Dunia.
Rekor itu masih milik Gavi.
Namun, masuk 10 besar pencetak gol termuda tetap bukan hal kecil. Daftar ini berisi nama-nama yang kemudian menjadi ikon, dari Pele, Michael Owen, Lionel Messi, hingga pemain muda era modern.

Daftar Termuda yang Berubah
Catatan Yamal juga menunjukkan bagaimana daftar rekor Piala Dunia terus bergerak.
Sebelum Piala Dunia 2026, Lionel Messi berada di posisi ketujuh dalam daftar pencetak gol termuda versi FIFA. Namun, edisi 2026 menghadirkan nama baru.
Ibrahim Mbaye dari Senegal lebih dulu masuk daftar setelah mencetak gol pada usia 18 tahun 143 hari. Catatan itu membuat posisi beberapa pemain bergeser.
Baca juga: Piala Dunia 2026: Saat Stadion Ikut Jadi Bintang
Dengan pembaruan tersebut, Yamal berada di posisi kedelapan daftar pencetak gol termuda Piala Dunia.
Urutan teratas masih dipimpin Pele, disusul Manuel Rosas, Gavi, Ibrahim Mbaye, Michael Owen, Nicolae Kovacs, Dmitri Sychev, Lamine Yamal, Lionel Messi, Julian Green, dan Divock Origi.
Lebih dari Sekadar Angka
Rekor usia sering terlihat seperti statistik kecil. Padahal, di Piala Dunia, angka itu punya makna besar.
Mencetak gol di usia remaja berarti pemain tidak hanya punya bakat. Ia juga punya keberanian untuk hadir di momen yang ditonton dunia.
Yamal kini berada di ruang sejarah itu.
Gol ke gawang Arab Saudi mungkin hanya satu gol di fase grup. Namun, bagi karier Yamal, gol itu bisa menjadi penanda awal.
Baca juga: 1.248 Pemain Jadi Wajah Piala Dunia 2026
Dulu, Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada usia 18 tahun. Kini, Yamal melewati angka itu.
Belum tentu ia akan mengikuti jalan Messi. Belum tentu juga ia akan mendekati rekor Pele.
Namun, sejak Minggu malam di Atlanta, satu hal sudah pasti. Nama Lamine Yamal resmi masuk sejarah Piala Dunia. ***
LamineYamal, PialaDunia2026, SejarahSepakBola,
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Mulamula.id dengan klik tautan ini.